PKS PEMALANG - Meriahkan hari raya idul adha atau yang lebih dikenal dengan hari raya kurban, DPD PKS Pemalang gelar pemotongan hewan kurban sebanyak 6 ekor kambing dan seekor sapi. Minggu (27/10) kemarin.Jumlah hewan kurban tersebut dihimpun dari para donatur kader dan simpatisan. Pemotongan hewan kurban ini dilakukan di Kantor DPD PKS Pemalang dengan melibatkan kader dan simpatisan yang ada di dekat markas dakwah PKS ini.
Ketua DPD PKS Pemalang, Ikmaludin aziz SPd mengungkapkan pemotongan hewan kurban ini dilakukan sebagai bagian dari perintah kurban, sekaligus refleksi kepada peristiwa monumental nabi Ibrahim AS saat diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih anak tersayangnya, Nabi Ismail AS namun kemudian digantikan dengan domba.
"ujian berkorban untuk menjalankan perintah Allah SWT ini harus menjadi refleksi kita,"ujarnya.Berkorban menurutnya juga harus dikontekskan dalam makna yang luas, terutama perkembangan dakwah PKS yang semakin membesar.
"Dengan semakin besarnya medan dakwah PKS maka tantangan semakin besar dan pengorbanan untuk itu akan semakin banyak dibutuhkan,"tandasnya.Daging hewan kurban yang telah dipotong-potong ini kemudian disebarkan atau diedarkan kepada masyarakat sekitar lingkungan DPD PKS Pemalang. Hal ini sebagai sarana bersama ingkungan terdekat PKS. selain itu daging kurban juga oleh beberapa Ummahat diolah menjadi hidangan spesial idul adha. menu yang dihidangkan berupa sate dan gulai.
Selain di Kantor DPD PKS Pemalang, kegiatan serupa juga digelar di DPC PKS Taman dengan menyembelih 12 ekor kambing. (humas)
PKS PEMALANG-Puluhan kader dan struktur PKS dari masing-masing
dewan Pimpinan Cabang (DPC) se Kabupaten Pemalang berkumpul di Hotel Regina
Pemalang beberapa waktu lalu.
Mereka berkumpul untuk mengikuti sosialisasi
undang-undang pemilu yang digelar DPD PKS Pemalang dengan pembicaranya
langsung dari Ketua KPUD Pemalang, HM Arifin Efendi S Sos.
Ketua KPUD Pemalang saat ditemui Radar mengungkapkan, bahwa
kedatangannya dalam agenda tersebut karena undangan dari PKS untuk menjadi
pembicara tentang undang-undang terbaru yaitu UU no 8 tahun 2012 tentang
pemilu. Menurut dia pada pemilu mendatang, banyak hal yang krusial dan
berbeda dari pemilu sebelum-sebelumnya.
Dia mencontohkan bahwa partai yang bisa mendudukan wakilnya
di dewan adalah partai yang memiliki Parlemen Treshold (PT) 3,5 persen
nasional.
“Jika tidak mencapai PT nasional itu maka tidak duduk di
dewan, dari pusat hingga daerah,”ujarnya
Dia juga berujar bahwa mulai dengan tanggal 9 hingga 11
agustus adalah masa pendaftaran partai di pusat untuk kemudian diverifikasi
administrasi maupun factual. Dan rencanaya beberapa waktu mendatang KPU
akan mengundang tiap partai ke KPU.
Dia berharap setelah sosialisasi ini dapat mematuhi
undang-undang terbaru ini.
Dalam kesempatan yang sama, anggota DPRD dari Fraksi PKS,
Teguh Priambudi SPd mengungkapkan, bahwa agenda tersebut sebagai upaya
memberitahukan pada kader dan struktur tentang Undang-undang pemilu yang
terbaru.
“Dengan kegiatan ini, kader dan struktur dapat langsung
berdiskusi dengan ketua KPU,”ujarnya.(humas)

PKSPemalang - Dekatkan diri pada masyarakat terutama kalangan tidak mampu, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) memfasilititasi pemberian Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk anak-anak sekolah dasar (SD). Program ini FPKS mengundang seluruh kepala UPPK se-Kabupaten Pemalang di Hotel Regina, Rabu (1/8) kemarin.
Acara yang dikemas dalam bentuk buka puasa bersama ini dihadiri oleh seluruh kepala UPPK Pemalang kecuali kepala UPPK Taman yang berhalangan hadir. Beasiswa ini sebelumnya juga sudah diberikan untuk anak-anak SMP yang pemberiannya secara simbolis dilaksanakan di SMPN 2 Taman beberapa waktu lalu.
Ketua fraksi PKS Pemalang Ikmaludin Aziz SPd mengungkapkan, kepala UPPK se-Kabupaten Pemalang diundang dalam rangka buka bersama. Selain sebagai sarana silaturahmi, juga menyampaikan adanya program pemberian bantuan siswa miskin untuk siswa SD baik negeri maupun Swasta.
”Kita minta bantuan mereka untuk mendata 1500 siswa yang akan kita fasilitasi mendapat Bantuan Siswa Miskin,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan tersebut akan dibagi secara merata untuk seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang. Ada pengecualian untuk Kecamatan Pemalang, Taman dan Petarukan, jumlah penerima bantuan rencananya akan dilebihkan.
“Hal ini mengingat di ketiga kecamatan ini jumlah siswanya lebih banyak," ujarnya.
Acara yang berjalan penuh keakraban ini dimanfaatkan pula oleh kepala-kepala UPPK untuk menanyakan hal-hal lain. Beberapa di antaranya, persoalan tanah UPPK di Randudongkal yang sampai saat ini belum menjadi milik pemerintah daerah, juga permasalahan pembangunan di UPPK Ulujami yang masih dipermasalahkan oleh pihak-pihak lain.
Dalam kesempatan itu, Ikmal juga menyampaikan beberapa hal yang kaitannya dengan persiapan Uji Kompetensi Guru (UKG) untuk guru-guru SD, menyikapi pantauannya pada UKG SMP sehari sebelumnya yang masih banyak kendala teknis.
Menurut dia, UKG adalah sesuatu yang baru apalagi bagi guru-guru SD. Dia menyadari bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) Guru SD dalam penguasaan teknologi komputer masih dibawah guru-guru SMP walaupun juga ada guru-guru SD yang lebih baik.
“Mengingat kondisi ini mohon guru-guru SD agar persiapannya lebih ditingkatkan. Sehingga nanti dalam pelaksanaannya tidak ada kendala yang berarti", tegasnya.(humas)
PKSPemalang - Pelaksanaan Operasi Pembinaan dan Pengawasan Makanan selama bulan suci Ramadhan mendapat sambutan baik dari Anggota DPRD Pemalang dari Fraksi PKS. Ikmaludin Aziz SPd mengharapkan kegiatan operasi pembinaan dan pengawasan ini agar makin digalakan.
Menurutnya pada bulan-bulan ini dimana tingkat konsumsi masyarakat tinggi memang sangat penting dilakukan pengawasan terhadap produk makanan yang beredar, hal ini sebagai upaya perlindungan kepada konsumen.
“Jangan sampai tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi ini dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan dengan tindakan semacam itu,” tandasnya.
Operasi pembinaan dan pengawasan yang dilaksanakan Diskoperindag Pemalang melibatkan Satpol PP dan Tim Farmasi Dinkes Pemalang, akhirnya sebatas memberikan teguran lisan dan tulisan kepada Pedagang. Hal itu diterapkan kepada mereka yang kedapatan memperjualkan produk dengan tak layak jual karena kaleng yang berkarat, bungkus rusak, Kadaluarsa dan mengandung bahana tambahan makanan berbahaya.
Tercatat 56 pedagang yang diberikan pinalti oleh Diskoperindag, yang tersebar merata dari wilayah timur, tengah hingga selatan. Jumlah tersebut diakumulasi dari operasi yang digelar dari Senin hingga Kamis (26/7) lalu.
Kabid Perdagangan, Slamet Waluyo didampingi Kasi Informasi dan Promosi, Emy Jama’edy Bsc mengungkapkan, pedagang yang kedapatan menjual produk makanan berbahan makanan berbahaya ditegur agar tak menjual makanan seperti itu.
Menurutnya, tindakan yang bisa diambil oleh pihaknya hanya bersifat pembinaan. Tindakan lain juga berlaku bagi pedagang yang produk dagangannya sudah kadaluarsa dan rusak bungkusnya untuk menurunkan dan tidak dijual lagi. Pihaknya juga akan memberikan surat penjelasan bahwa beberapa produk pada pedagang tersebut tidak bisa dijual lagi dan juga ditindaklanjuti dengan surat peringatan (SP).
“Terserah mau dikembalikan ke produsennya atau dibuang terserah, yang jelas tidak dijual lagi,” tandasnya.
Temuan terbanyak dari operasi pengawasan dan pembinaan tersebut ternyata terbanyak ditemukan di Pasar Belik. Walaupun menurutnya hampir disetiap pasar yang dikunjungi juga ditemukan.
Sayang tindakan Diskoperindag ini tidak sampai pada tindakan penyitaan pada barang yang merugikan konsumen tersebut. Diskoperindag berkilah bahwa tindakan tersebut tidak dapat dilaksanakan karena Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) tidak dilibatkan dalam operasi tersebut. Selain itu, karena untuk melakukan penyidikan bahkan penyitaan pihaknya membutuhkan payung hukum yang jelas.
“Belum ada payung hukum yang jelas untuk melakukan tindakan penyitaan semisal PERBUP,” tandasnya.
Menurut informasi yang masuk di Radar, Kota Pekalongan sudah memiliki Perwali yang membolehkan dilakukan penyitaan pada produk makanan yang merugikan konsumen. Di Diskoperindag sendiri sudah memiliki dua orang tenaga PPNS yang dapat mengambil tindakan tersebut. (radarpemalang/him)
PEMALANG-Sesuai tema puasa PKS yaitu Lebih Peduli Tetangga, PKS Pemalang menggelar buka bersama bersama tetangga-tetangga Kantor DPD PKS Pemalang di Kelurahan Bojongbata. Minggu (29/7) kemarin.
Ketua DPD PKS Pemalang, Ikmaludin Aziz SPd mengungkapkan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah bentuk kepedulian PKS kepada tetangga, wujudnya dengan bersama-sama berbuka bersama.
“Kenapa mengundang bapak-ibu tidak lain dan tidak bukan adalah tema PKS dibulan Ramadhan ini, lebih peduli kepada tetangga, bentuk kepedulian tersebut mengundang sareng-sareng buka bersama,”ujarnya.
Dengan buka bersama ini menurutnya semoga dapat menjaga silaturahmi PKS kepada tonggo teparo dan PKS dapat lebih bermanfaat di warga sekitar.
Warga yang diundang terutama adalah warga di RT 01 dan RT 03 yang berdekatan dengan kantor DPD PKS.
Ketua DPD juga mengungkapkan permohonan maaf jika kegiatan PKS yang sudah digelar kemanfaatannya masih belum maksimal.
“tetapi kita tetap berusaha agar keberadaan DPD memberi manfaat bagi warga sekitar,”ujarnya.
Selain buka bersama, secara simbolis diberikan beasiswa kepada anak kader PKS yang telah lama mengikuti pembinaan di PKS. Menurut Ikmal, beasiswa tersebut diberikan karena mendapatkan bantuan dari salah satu anggota Dewan PKS di DPR RI yaitu Rohmani SPd. Beasiswa tersebut diberikan kepada 35 siswa.
“Kemarin juga sudah kita serahkan di SMP N 2 Taman . Dan kali ini kita serahkan sembilan beasiswa dari yang difasilitasi dari Ustad Rohmani,”tandasnya.
Beasiswa tersebut berwujud voucher sertifikat yang dapat dicairkan di Kantor pos. dalam kesempatan tersebut hadir masyarakat sekitar dengan jumlah sekitar 200 warga, sebagai pengisi dalam kuliah futur yaitu Kiai Zainal Mutaqin.(him)
sumber : Radar Pemalang
Anak-anak ceria mengikuti outbond yang dipandu
garuda keadilan dalam rangkaian Family Gathering yang digelar DPD PKS Pemalang,
Sabtu (14/7) lalu.
LAPORAN: HIMAWAN AR
Dalam rangkaian acara family gathering tersebut
keluarga kader dikumpulkan di pendhopo pantai Pesiar Widuri, mereka mengikuti
kajian bertema keluarga yang dibawakan oleh salah seorang ustadzah. Setelah
kajian selesai, games digelar baik untuk pasangan suami istri maupun
anak-anak kader yang dipandu oleh personil garuda Keadilan.
Menurut Trainer dari garuda Keadilan, Ni'mah
Rafidatullah dalam games yang dipandunya anak-anak dibagi ke dalam beberapa
kelompok permainan sesuai dengan umur. Satu kelompok untuk TK dan SD kelas
I,II,III dan Kelompok dua untuk anak kelas 5,6 dan SMP. Selain itu terdapat
kelompok putra dan kelompok putri. Sedang beberapa permainan yang dimainkan
antara lain estafet karet gelang, estafet Kelereng dan dinamika kelompok.
Estafet gelang dimainkan oleh anak-anak kelas 5,6
dan SMP, permainannya adalah anak-anak diminta untuk memindahkan karet gelang
dari sisi paling belakang meuju ke depan secara estafet. Alat bantu yang
digunakan adalah sedotan pendek yang kemudian diapit dengan mulut, untuk
memindahkan tentu anak-anak harus mendekatkan wajah mereka untuk mengambil
karet gelang yang ada di temanya.
Sontak hal ini menarik gelak tawa baik dari peserta
maupun dari yang menonton. Nampak beberapa peserta menahan tawa karena melihat
reaksi wajah teman-temanya.
Begitu pula pada estafet kelereng, anak-anak
kelompok TK dan SD unuk memindahkan kelereng diberikan alat bantu sendok
makan. Mereka harus mempertehankan keseimbangan agar kelereng yang dibawanya
tidak jatuh.
“Permainan ini untuk mendidik kerjasama dan
kebersamaan peserta yang memang teman sebaya. Selain itu beberapa permainan
juga untuk melatih konsentrasi dari anak-anak,“ungkapnya.
Ketua DPD PKS Pemalang, Ikmaludin Aziz SPd
mengungkapkan bahwa agenda Family Gathering ini masih dalam rangkaian
peringatan hari keluarga Nasional (Harganas). Menurutnya kegiatan ini sebagai
sarana membangun sebuah kebersamaan sesama anak kader, sehingga mereka dapat
saling kenal satu dengan yang lainnya.
“makanya game-game yang kita berikan kepada
anak-anak pun tidak terlepas dari sebuah kebersamaan,”ungkapnya.
Selain itu yang lebih penting lagi adalah anak-anak
kenal partai ibu bapaknya sejak dini.
“lebih penting, mereka kenal PKS sejak
dini,”tandasnya. (*)Sumber : Radar Pemalang
PWK DPC TAMAN-Tidak
jemu walau disela-sela kesibukannya, Para Kader Pos Wanita Keadilan (PWK) Taman menggelar bazar murah, santunan yatim
dan pasar tiban di Desa Kejambon RT 06/
RW 02. Pada Minggu (10/6) kemarin.
Ketua PWK Taman, Lismidi Haryati mengungkapkan, bahwa agenda ini
sudah menjadi agenda rutin bergilir. Tercatat 50 Paket sembako yang dijual
kepada warga, dengan harga perpaketnya senilai Rp 30 Ribu.
“Harga segitu dijual Rp 20 ribu rupiah,”ungkapnya
Isi dari paket sembako tersebut antara lain beras
dua kilogram, gula setengah kilogram, mie instan tiga bungkus dan minyak goreng
240 mililiter.
Selain menjual semabko murah, PWK Taman juga
memberikan santunan kepada anak-anak yatim diwujudkan dengan 15 paket alat
tulis.
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini diikuti
oleh kurang lebih 200 orang warga dari dekat lokasi kegiatan.
Kegiatan ini adalah sebagai bukti konsistensi PKS
untuk selalu ingat dengan masyarakat.(humas)
DPC PKS TAMAN- Walaupun di tataran pusat PKS tengah menjadi buah bibir PKS di daerah tidak
terpengaruh, kita tetap bekerja untuk
masyarakat. hal ini disampaikan ketua DPD PKS Pemalang, Ikmaludin Aziz SPd saat
membuka agenda bazar sembako, pengobatan gratis dan pasar tiban yang
diadakan DPC PKS Taman di Desa Banjardawa, Minggu (8/4) lalu.
Puluhan warga dari lokasi setempat nampak
mengantri, mereka hendak membeli sembako dan beberapa jenis barang yang
dijajakan. Sebagian yang lain menunggu giliran untuk mengikuti pengobatan
gratis. Mereka semua memanfaatkan agenda tersebut mumpung yang menjadi
lokasi penyelenggaraan adalah desa mereka sendiri.
Pak Ikmal sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa
rangkaian program seperti ini adalah kegiatan rutin PKS yang merupakan bentuk
pengabdian serta kepedulian PKS kepada Masyarakat walaupun menurutnya belum
sebanding dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Mungkin belum seberapa, tetapi ini merupakan
wujud PKS turut andil dalam kiprah di masyarakat, jadi tidak hanya saat pemilu
saja,”imbuhnya
Lebih lanjut menurutnya, barang-barang yang
dijual dihimpun dari para kader baik melalui infak kader dan mengumpulkan
pakaian pantas pakai. Selain itu, kader juga dapat mewujudkan bantuan dalam
baksos ini dalam bentuk bantuan tenaga.
“Tidak
barang, tenaga juga boleh, yang jelas ini lahir dari kepedulian internal
kader,”ujarnya.
PKS siap mendukung kegiatan semisal ini. Apalagi
jika berwujud agenda pengobatan gratis, menurutnya di PKS itu sangat mudah
menyelenggarakan kegiatan pengobatan gratis karena banyak dukungan dari
kader-kader yang memiliki profesi sebagai medis dan para medis.
“Dengan dukungan dari kader yang berprofesi
medis dan para medis, mengadakan kegiatan semisal pengobatan gratis buat PKS
sangat mudah,”ungkapnya.
Antusiasme warga sangat tinggi hal ini dibuktikan dengan terus berdatangannya masyarakat
yang ingin berobat maupun membeli sembako murah, padahal menurutnya panitia hanya menyediakan 50 kupon berobat dan 50 kupon sembako murah. “Kami terpaksa
menambah jumlah kupon,” kata Sugrim Alghifari yang juga
merupakan ketua panitia sekaligus ketua DPC PKS Taman.(humas)
*rangkaian milad PKS
ke 14
Beberapa rangkaian acara pengiring.
PKS PEMALANG-Ribuan
warga mengikuti acara jalan sehat dan sepeda santai yang merupakan rangkaian
acara Milad PKS ke-14. Acara ini diselenggarakan di Lapangan Mulyoharjo
Pemalang, Minggu (26/5) lalu
.
Ketua DPD PKS Pemalang, Ikmaludin Aziz SPd mengungkapkan
bahwa agenda pada jalan sehat dan sepeda santai merupakan acara puncak perayaan
milad PKS.
“Acara sebelumnya ada dzikir dan pengajian umum serta
santunan bagi warga yang tidak mampu di Kelurahan bojongbata sekitar kantor PKS,”ujarnya.
Dalam Pengajian dan dzikir tersebut sebagai penceramah
adalah KH Zainal Mustofa dan dzikir
ustad Agus Salim.
Jalan sehat dan Sepeda santai dimulai pukul 06.30 WIB dengan
diawali senam bersama antara kader dan masyarakat.
“ada Senam PKS Nusantara sekaligus launching dan dikenalkan kepada masyarakat,”katanya.
Menurut Ikmal, untuk agenda tersebut panitia pelaksana sudah
menyebar 4000 tiket gratis kepada para warga di kabupaten Pemalang.
“Hadiahnya ada 6 Sepeda, TV, Kulkas, kipas angin,dan
beberapa hadiah hiburan,”ungkapnya.
Selain milad yang diselenggarakan di pusat kota, PKS juga
menyelenggarakan agenda pengiring lain di dapil-dapil. Sementara ini menurutnya akan diselenggarakan
sunatan missal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Kecamatan Ulujami dan
Kecamatan Bodeh.
“ Kita adakan juga milad di masing-masing dapil, di kecamatan ulujami dan bodeh diadakan sunatan
masal dan pemeriksaan kesehatan gratis,”ujarnya.
Sedangkan untuk eilayah selatan terutama kecamatan
Randudongkal dipusatkan di Desa Lodaya.
“Ada PKS bershalawat, yaitu lomba shalawat antar jami’yah, Baksos
sembako murah dan pengajian akbar berbarengan dengan rajaban,”tandasnya.
Tema yang diangkat dalam milad ini menurut ikmal adalah Bekarja dalam kebinekaan
untuk kejayaan bangsa. Sebagai acara
hiburan penghantar pengundian hadiah, ditanggap grup kesenian daerah yang
menyanyikan lagu-lagu campursari. (humas)
Beberapa rangkaian acara pengiring.
Pengajian umum dan tahlil bersama dengan masyarakat

Penyerahan santunan kepada warga
Penyerahan hadiah undian oleh Ketua DPD PKS Pemalang Ikmaludin Aziz SPd
Penyeahan hadiah undian oleh ALeg Propinsi Mahdi Mulyana SPd
Sepeda santai dengan 4000 warga se kabupaten pemalang
[rv]
PKSPemalang - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten
Pemalang mulai berbenah terkait pencalegan tahun 2014 mendatang. Dengan
sistem yang sama dengan tahun sebelumnya, PKS mulai membuka peluang
calon legeslatif dari non-kader.
Ketua DPD PKS Pemalang Ikmaludin Azis SPd
mengungkapkan, dengan system yang sama itu, dibutuhkan orang-orang yang
tingkat popularitasnya di masyarakat sangat tinggi. PKS mempersilahkan
tokoh masyarakat, tokoh agama yang ingin mengikuti pencalegan di PKS.
“Kami persilahkan. Tentunya ada beberapa nomenklatur- nomenklatur yang nanti akan disepakati bersama,” ungkapnya.
Sekarang
menurutnya di PKS siapapun tokoh masyarakat dapat ikut meramaikan bursa
pencalegan di PKS. Selain itu, di internal menurut Ikmal juga akan
berjalan proses penjaringan yang menggunakan mekanisme PUI (Pemilihan
Umum Internal) untuk menjembatani kader-kader yang mau dicalegkan.
“Nanti
dengan mekanisme ada, usulan dari kader kemudian kita bagi-bagi yang
memungkinkan berdasarkan perolehan suara pada PUI,” ungkapnya.
Tokoh-tokoh
yang mendaftar dan hasil PUI akan dikombinasikan sebagai calon
legislative dari PKS. “Kita akan mengombinasikan hasil pemilu internal
dengan tokoh-tokoh yang mau mencalegkan melalui kita. Kombinasi itu
adalah hasil final kita,” tandasnya.
Beberapa
syarat yang diajukan oleh PKS adalah adanya kemauan untuk membesarkan
PKS, mengikuti aturan main PKS dan membangun Kabupaten Pemalang.
Kendati demikian, PKS hingga kini belum melakukan pendaftaran secara
terbuka.
“Pendaftaran
secara terbuka kita belum. Tetapi bagi mereka yang ingin komunikasi
dengan kita, kita persilahkan. Sampai saat ini sudah banyak yang
menyatakan ingin bergabung dengan PKS, tentunya dengan komitmen-komitmen
membesarkan PKS, mengikut aturan-aturan main yang PKS gulirkan,”
ujarnya.
Azis
menegaskan, PKS sekarang tengah menata dan menargetkan bulan Ramadhan
mendatang telah selesai semuanya. “Ramadhan sudah selesai, sehingga bisa
memperkenal kepada masyarakat lebih lama, sekitar 1,5 tahun,”
pungkasnya. (humas)
PKSPemalang - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah mencapai usia yang ke 14 tahun, sebagai bentuk rasa syukur DPD PKS Kabupaten Pemalang melaksanakan kegiatan Sepeda Santai dan Jalan Sehat. Acara berlangsung pada hari Ahad (27/5) pukul 06.30 dengan mengambil start di Lapangan Mulyoharjo Kabupaten Pemalang.
Ribuan warga Kabupaten Pemalang ikut serta dalam acara ini, mulai dari orang dewasa hingga remaja. Untuk semakain menambah kemeriahan acara ini, DPD PKS Pemalang membagi-bagikan doorprize dan hadiah bagi para pemenang.Nampak terlihat berbagai hadiah seperti sepeda gunung, kulkas.
Suasana Keramaian Jalan Sehat Milad PKS Pemalang ke 14
Panitia menyerahkan sebuah Kulkas kepada peserta
[pkspml/ikmal ]
PKSPemalang - Umurnya sudah 70 tahun, hari-harinya menarik becak di kawasan depan puskesmas Banjardawa. Tetapi urusan kegiatan PKS beliau gak pernah absen, dimna pun tempat ada kegiatan PKS dengan tetap mengayuh becaknya beliau tetap ikut. subhanallah... rasanya malu kita yang muda-muda semangatnya tidak seperti beliau. dialah... Bapak Kaim ketua ranting PKS Desa Banjardawa Kec. Taman. Allahu Akbar !!!

PKSPemalang - Puluhan kader putra dan putri PKS nampak berkumpul di halaman gedung DPD PKS Pemalang, Minggu (25/3) lalu. Rupanya mereka hendak mengikuti seminar pra-nikah yang diadakan oleh Bidang Perempuan PKS. Apa yang mereka dapatkan?
Menurut
Ketua Bidang Perempuan Tri Handayani, program tersebut merupakan
program rutin DPD PKS dalam rangka menyiapkan kader-kadernya sebelum
memasuki kehidupan berumah tangga.
“Ini merupakan persiapan juga bekal bagi mereka untuk menghadapi kehidupan berumahtangga,” ujarnya.
Menurutnya,
hanya PKS yang konsen tentang hal ini, bahkan dalam proses pembentukan
keluarga kader-kadernya PKS diberikan perhatian khusus.
“Perhatian
ini agar keluarga PKS memiliki ketahanan yang kokoh, sehingga keluarga
menjadi daya dukung bagi langkah dakwah PKS,” ujarnya.
Lebih
lanjut dalam acara tersebut, pembekalan dilakukan oleh seorang pakar
keluarga, Ustad Hilmi. Selama hampir dua jam ustad ini menyampaikan
bekal-bekal bagi ikhwan (laki-laki) dan akhwat (perempuan) untuk
membentuk keluarga yang samara.
“Persiapan yang harus disiapkan adalah persiapan pemikiran, ruhiyah, financial dan juga leadership,” ujarnya.
Menurut
dia, membentuk keluarga tidak hanya berkumpulnya dua orang laki-laki
dan perempuan saja. Melainkan juga sebuah jalan dalam membangun
peradaban.
“Peradaban akan terbentuk dari lahirnya generasi-generasi
dari
rahim para ibu, kita mengenal tahapan dalam dakwah adalah membentuk
kepribadian islam dan tahapan selanjutnya adalah membentuk keluarga yang
islami hingga tahapan paling akhir adalah peradaban,” paparnya.
Sehingga
menurutnya membentuk keluarga adalah misi besar bagi seorang muslim
baik laki-laki maupun perempuan, lebih terkhusus lagi bagi kader PKS.
Lebih
jauh, Ustad Hilmi menyampaikan bahwa di dalam konsep Islam tidak ada
istilah pacaran. Pacaran seringkali hanya menjadi wujud kepalsuan.
“Semua
nampak sempurna, yang ditunjukan baik-baik semua, saat kita merasa
sudah saling mengenal ternyata hanya kepalsuan saja, termasuk hati-hati
saat mencari jodoh menggunakan media social seperti facebook atau
twitter,” ujarnya.
Selain pembekalan tadi, dibuka juga sharing dan juga feedback dari materi yang telah disampaikan sebelumnya. (*)






